PNG NEW EDIT
Saturday, 4 July 2020
PNG NEW EDIT
WORKSHOP PENYUSUNAN KTSP SDN CIBEUREUM HILIR 5
Alhamdulillah dalam pembukaan dan kegiatan workshop penyusunan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) SDN CIBEUREUM HILIR 5 Tanggal 4, 5, 6 Juli 2020 Berjalan dengan baik dan lancar yang diikuti oleh Bapak kepala sekolah, para guru dan staff.Kurikulum sangat lah penting, menurut Purwadi (2003) memilah defenisi kurikulum itu menjadi enam bagian :
- kurikulum sebagai ide;
- Kurikulum formal berupa dokumen yang dijadikan sebagai pedoman dan panduan dalam melaksanakan kurikulum;
- kurikulum menurut persepsi pengajar;
- kurikulum operasional yang dilaksanakan atau dioprasional kan oleh pengajar di kelas;
- Kurikulum experience yakni kurikulum yang dialami oleh peserta didik;
- Kurikulum yang diperoleh dari penerapan kurikulum.
Fungsi Kurikulum Alexander Inglis dalam bukunya Principle of Secondary Education (1918) menyatakan bahwa fungsi kurikulum adalah :
- Fungsi penyesuaian: individu hidup dalam lingkungan. Setiap individu harus mampu menyesuaikan dirinya terhadap lingkungannya secara menyeluruh. Oleh karena lingkungannya sendiri senantiasa berubah, bersifat dinamis, maka individu pun harus memiliki kemampuan menyesuaikan diri secara dinamis pula, dan ini sesauai kondisi perorangan.
- fungsi integrasi: kurikulum berfungsi mendidik pribadi yang terintigrasi. Oleh karena individu itu sendiri merupakan bagi integral dari masyarakat.
- Fungsi deferensiasi: kurikulum perlu memberikan layanan terhadap perbedaan perorangan dalam masyarakat, dan hal ini dapat membuat orang berpikir kritis dan kreatif.dan ini mendorong kemajuan sosial dalam masyarakat.
- fungsi persiapan: kurikulum berfungsi mempersiapkan siswa agar mampu melanjutkan studi lebih lanjut untuk suatu jangkauan yang lebih jauh, apakah melanjutkankesekolah yang lebih tinggi atau persiapan untuk belajar didalam masyarakat seanadainya dia tidak mungkin melanjutkan.
- Fungsi pemilihan: anatara keperbedaan dengan pemilihan adalah dua hal yang erat sekali hubungannya. Pengakuan atas perbedaan berarti pula diberikannya kesempatan bagi seseorang untuk memilih apa yang diinginkannya dan menarik minatnya. Kedua hal tersebut merupakan kebutuhan bagi masyarakat yang menganut sistem demokrasi. Untuk mengembangkan kemampuan tersebut maka kurikulum perlu disusun secaraluas berarti fleksibel atau luwes.
- Fungsi diagnostik: salah satu segi pelayanan pendidikan ialah membantu mengarahkan para siswa agar mereka mampu dan mengarahkan para siswa agar mereka mampu memahami dan menerima dirinya sehingga dapat mengembangkan semua potensi yang dimilikinya. Ini dapat dilakukan apabila mereka dapat menyadari semua kelemahan dan kekuatan yang dimilikinya melalui eksplorasi dan pronosa, sehingga selanjutnya dia sendiri yang memperbaiki kelemahan itu dan mengembangkan sendiri kekuatan yang ada.
Selain dari fungsi KTSP memiliki manfaat bagi Satuan Pendidikan itu sendiri, Manfaat Kurikulum Dalam Tingkat Satuan Pendidikan Bagi Sekolah. Mendorong terwujudnya otonomi sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan. KTSPmemberikan otonomi luas kepada sekolah dan satuan pendidikan, disertai seperangkat tanggung jawab untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah setempat KTSP memberi peluang yang lebih luas kepada sekolah dan untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan.
Nah itulah tadi informasi kegiatan mengenai Workshop Penyusunan KTSP di SDN CIBEUREUM HILIR 5.
Salam Pendidikan.
Saturday, 16 May 2020
Lomba Menggambar dan Mewarnai HUT Kota Sukabumi
Semoga pandemi virus corona atau COVID 19 ini segera sirna ya.. karena memang menghambat dari berbagai aspek termasuk pendidik yang ada di Indonesia termasuk di Kota tercinta yaitu Sukabumi.
Eits, tapi jangan dulu menyerah ya.. teman kita selama COVID 19 ini dapat prestasi loh.. siapa dia?
Dia adalah siswa SDN CIBEUREUM HILIR 5 yaitu:
1. Aprilianzu Faesa Syahputri Piliang
Juara 3 Kota Sukabumi
Sunday, 26 January 2020
Juara Umum di Lomba Rally Lintas XV
Seru kan???? pasti...
Semoga prestasi ini bermanfaat untuk seluruh peserta didik. dan jangan lupa terus belajar dan latihan agar terus berprestasi dan janngan pernah merasa puas apa yang kalian sudah dapatkan.
Selamat untuk semua peserta didik yang berprestasi. CBH 5 is the best!!!
Saturday, 25 January 2020
JUARA UMUM di LOMBA RALLY LINTAS ALAM XV
Assalamualaikum... Hallo.. semangat berprestasi!!
Alhamdullilah.. Tahun baru...Prestasi Baru untuk cibeureumhilir 5 yang dipersembahkan dari para peserta didik anggota PRAMUKA SDN CIBEUREUM HILIR 5 dengan memborong 9 Piala dan menjadi Juara Umum di acara Lomba RALLY LINTAS ALAM IV di SMP N 5 KOTA SUKABUMI.
Diantaranya:
Yell yell, Mewarnai dll.
Friday, 17 January 2020
Gambar Bercerita SD
Selain menjadi media komunikasi untuk berbagai zaman, Bahasa Rupa juga merupakan bahasa yang dipakai anak-anak untuk bercerita dan mengembangkan cerita. Bahasa ini dapat mendukung tumbuh kembang anak dan selayaknya tidak dipisahkan dari perkembangan skill anak. Bagaimana bisa begitu?
Bahasa Rupa pada Gambar Anak
Teori Bahasa Rupa mengemukakan tentang salah satu jenis karya visual, yakni Ruang-Waktu-Datar, atau sering disingkat dengan “RWD.” Jenis karya ini sering digunakan pada visual budaya timur dan karya visual anak-anak. RWD tidak mengenal perspektif, tapi di dalamnya tetap tergambar jarak (ruang) dan momentum (waktu) yang terjadi. Contohnya, pada gambar “melambaikan tangan”, tangan digambar jadi banyak. Artinya bukan bertangan banyak, tapi arah dan proses gerakan tangan dari satu titik ke titik yang lain. Istilah ini kita sebut dengan “imaji jamak”.
Selain Imaji Jamak, juga ada cara gambar “sinar X” untuk menceritakan isi, dan bagian yang diperbesar untuk menyatakan pentingnya bagian tersebut dari cerita yang disampaikan.
Gambar Bercerita vs Cerita Bergambar
Cerita bergambar adalah kisah yang diceritakan dengan gambar yang menerangkan teks tertulis, sedangkan gambar bercerita adalah gambar yang bisa diceritakan walaupun tanpa melihat teks dan menggunakan ilmu Bahasa Rupa di dalamnya. Pada cerita bergambar, teks adalah tokoh utama, sedangkan dalam gambar bercerita, gambar yang menjadi tokoh utamanya. Pada cerita bergambar, ilustrasi hanya menjelaskan teks, sehingga anak pasif ketika melihat gambar karena cerita sudah tertuang dalam teks dan ilustrasinya bersifat statis, satu kejadian diam yang terjadi pada titik tertentu.
Lain halnya dengan gambar bercerita, yang keterangan tulisannya hanya sedikit namun ilustrasinya sangat dinamis dan “berbicara” banyak (dengan metode imaji jamak, sinar x, perbesaran, dsb). Gambar bercerita memiliki sekuen dalam peristiwa yang sedang berlangsung, sehingga anak dapat melihat detail kejadian satu persatu (misalnya : seperti apa seseorang tergelincir). Ketika anak menuturkan gambar, ia dapat bercerita lebih banyak daripada keterangan yang tertulis. Dalam hal ini, bahasa rupa mengundang anak untuk terlibat aktif dan berinteraksi dengan gambar.
Dalam proses perkembangan anak, gambar bercerita dapat menjadi stimulan yang baik, karena anak melalui dua proses utama : menatap gambar dan menggambar.
Menatap Gambar Dasar Membaca
Ketika anak menatap gambar bercerita, ia tidak sekadar membaca teks dan melihat gambarnya, tetapi ia juga membayangkan kejadian yang terjadi. Semakin banyak stimulan gambarnya, semakin luas imajinasinya. Proses pertama dalam menatap gambar bercerita adalah memahami pesan gambarnya, setelah itu ia baru belajar cara membacanya.
Menggambar Dasar Menulis
Cara anak menggambar tidak pernah natural. Ia selalu berinovasi dalam menggambarkan apa yang dilihat dan dipahaminya. Ia menggambar dengan metode RWD yang lebih mudah untuk menjadi media berceritanya. Setelah menggambar, ia bercerita. Dengan itu, secara tidak langsung ia belajar menulis, dan membaca apa yang dituliskannya.
Pembinaan Kreativitas Sejak Dini
Pada pendidikan formal kini di Indonesia, pembinaan kreativitas anak masih jauh dari ideal, masih sekadar mengajarkan “keindahan” di kelas-kelas menggambar dan kerajinan, tetapi bukan kreativitas. Sehingga, konteks “kreativitas” terbatas pada bakat seni seseorang saja. Padahal, pembinaan kreativitas yang baik akan melahirkan generasi inovator dengan ide-ide yang cemerlang, karena optimalisasi berpikir anak terlatih sejak dini.
Namun, tak usah putus asa, karena pendidikan paling dominan justru terjadi di rumah. Jangan lupa untuk selalu berkelanjutan dan menyeluruh dalam membina kreativitas. Ajari correctness untuk mengasah logika, fitness untuk keterampilan fisik, dan goodness untuk pengembangan imajinasinya. Motivasi anak untuk tidak masalah jika gambarnya berbeda, karena di dalamnya ada cerita yang diterjemahkannya dalam bahasa rupa versinya sendiri.
Saturday, 28 December 2019
Siswa SDN CIBEUREUM HILIR 5 akan berlaga di setiap lomba
Juara Harapan di VOTION 2019
Alhamdulillah 1 dari 2 peserta yang dikirimkan menjadi juara harapan 2 yaitu M.Elrhais Chanda Pinggala P. Gadzali.
Namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya. Semoga di VOTION 2020 bisa lebih baik untuk SDN CIBEUREUM HILIR 5.
Wednesday, 31 August 2016
Juara lagi di KLH Kota Sukabumi
Terima kasih muridku..
Juara 3 Melukis Kolektif (Dea, Adinda, Siti Nasywa, Kalila)
Juara 3 Solo Vocal (Rahma Yorri)
Friday, 26 August 2016
Lomba Melukis Tk. Kota/Kabupaten Sukabumi.
Selamat untuk
Dea Amanda Juara 1
Adinda Riski Fitriani Juara 2
Siti Nasywa Artika Maulana Juara 3
Kalila Juara 3 (mewarnai)
Terus kembang kan bakat mu dan rajin latihan. Go for it. To be a winner.
Sunday, 26 June 2016
Yearbook 2016 SDN CIBEUREUMHILIR 5
Thursday, 21 April 2016
HARI BUMI DI SDN CIBEUREUMHILIR 5
Salam bumi buat semua, hari Jumat 22 April 2016, kami mengadakan acara penanaman pohon untuk memperingati hari bumi. Dengan dihadiri Bapak KADIS PENDAS KOTA SUKABUMI, IBU KABID PENDAS KOTA SUKABUMI, BAPAK KEPALA UPT TK/SD KEC. CIBEUREUM, DAN BAPAK CAMAT CIBEUREUM, serta komite SDN CIBEUREUMHILIR 5. Dan di buka dengan rampak gendang dan karawitan barudak Cibeureum.
Sunday, 10 April 2016
Prestasi FLS2N Tk.Kota Sukabumi 2016
Selamat Kami Ucapkan kepada peserta Didik yang berprestasi.
Pantomim Juara 1
Fairuz R.
Reyhan R. S.
Maca Nulis Aksara Sunda Juara 1
Adinda Riski F.
Membatik Juara 3
Tiara Auralita R.
Kriya Anyam Juara 3
Evril Pratama
Tari Kreasi Juara 3
Tsania, Bilqis, Ilma, Risma, Shalwa
Untuk Pantomim lanjut ke Provinsi JABAR. Semoga mendapatkan prestasi yang lebih baik.
GO FOR IT
Wednesday, 23 March 2016
Juara 1 dan 2 Lomba Melukis tk. Wil 3 Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Dalam rangka memperingati ulang tahun Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango ke-36 yang jatuh pada tanggal 6 Maret 2016, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) menyelenggarakan beberapa perlombaan diantaranya Lomba Melukis Tingkat SD dan SMP Taman Nasional Gunung Gede Pangrango .
Pelaksanaan lomba dilakukan pada hari selasa tanggal 22 Maret 2016 bertempat di kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cibodas. Terdapat 21 peserta dari 13 sekolah SD dan SMP hal ini menggambarkan antusiasme dari masyarakat untuk ikut berpartisipasi di dalam memperingati ulang tahun TNGGP.
Penjurian dilakukan oleh Dr. Mulyana, M.Pd, M.Si (Dosen STIT), Ferry Afandi (Seniman Lukis) dan Dadang Iskandar dari BBTNGGP. Penilaian awal dilakukan untuk mencari 10 lukisan terbaik kemudian penentuan 3 lukisan terbaik. Kriteria penilaian yang digunakan diantaranya yaitu Kerapihan, Kesesuaian tema, komposisi warna dan tehnik melukis.
Tingkat Sekolah Dasar (SD)
Juara I : Zalfa Zahirah SDN Cibeureum Hilir 5 SukabumiJuara II : M Fadilah Permana SDN Ibu Dewi 6 CianjurJuara III : Asri Wahyuni J.S SDN Cibeureum Hilir 5 Sukabumi
Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Juara I : M. Ginan SMPN I Cugenang CianjurJuara II : Maria Meilany F SMP Mardi Waluya 2 SukabumiJuara III : Aliffa Zahra Assyifa SMPI Al-Azhar 20 Cianjur
Monday, 14 March 2016
Ukir Kembali Prestasimu
Salam Pendidikan...
Alhamdulillah.. Pagi Senin, 15 Maret 2016, para peserta lomba yang mengikuti FLS2N, LCSPN, Pasanggiri daerah dan OSN. diberikan Piagam.
Dan SDN CIBEUREUMHILIR 5 Menjadi juara umum tk. Kec. Cibeureum.
Doakan kami, untuk tk. Kota sukabumi dan mengukir prestasi seperti tahun-tahun sebelumnya.
Amin.
To be the Winner...



























